Posts

Pesona Gunung Kukusan Yang Masih Hijau Menawan

Wisata alam selain pantai, puncak gunung biasanya menjadi alternatif kedua yang sering dikunjungi para wisatawan. Salah satunya adalah Gunung Kukusan di Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Magelang yang  berbatasan langsung dengan perkebunan teh di Desa Nglinggo, Kulonprogo, Yogyakarta.

Wisatawan yang akan menuju ke lokasi bisa ditempuh melalui Jogja maupun Magelang. Umumnya para wisatawan memilih melalui Jogja. Para penikmat sunrise biasanya ke Gunung Kukusan menggunakan kendaraan pribadi baik motor maupun mobil. Pasalnya tidak ada angkutan umum yang sampai ke wisata alam tersebut. Dari Kota Yogyakarta, perjalanan bisa dimulai dari Jalan Godean, Jembatan Sungai Progo, perempatan Kentheng belok kanan, perempatan Dekso belok kiri, pertigaan Plono pasar belok kanan, Kebun Teh Nglinggo. Dari area parkir di kebun teh, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 200 meter atau 15 menit ke Gunung Kukusan melewati jalan setapak tanah dan berpasir.

Ada sensasi tersendiri ketika berada di Gunung Kukusan, kabut dan semilir angin serta rimbunnya hutan makin menambah sempurna keindahan alam. Apabila cuaca cerah, pengunjung bisa memandang Gunung Sindoro, Sumbing, Merapi dan Merbabu dengan sangat jelas. Semburat sang surya dari balik gunung-gunung itu, kian menambah rasa cinta pada kekayaan alam di negeri sendiri.

Jadi tunggu apa lagi, segera masukkan Gunung Kukusan ke daftar destinasi wisata Anda berikutnya. Meski cukup mudah untuk menapaki Gunung Kukusan tetapi keindahan alamnya tetap tidak tersaingi.

Nikmatnya Teh Boko Bersama Indahnya Matahari Terbenam

Nikmatnya Teh Boko Bersama Indahnya Matahari Terbenam

Kawasan perbukitan Boko di Kraton Ratu Boko, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, menawarkan keindahan alam yang menarik bagi para wisatawan. Di atas perbukitan ini, bisa disaksikan keindahan Kota Yogyakarta, Gunung Merapi dan Candi Prambanan yang terhampar begitu luas. Selama menanti matahari tenggelam, wisatawan dapat duduk-duduk sambil ditemani minuman khas setempat, yaitu teh boko.

Teh boko adalah minuman khas Boko yang dibuat dari bahan-bahan rempah, seperti cengkeh, kayu manis, Serai, jahe bakar dan daun kepel. Meski bernama teh, tidak ada bahan teh disertakan dalam pembuatan minuman ini. Disebut teh, karena warnanya merah kecoklatan seperti teh.

Cara membuatnya, seluruh bahan direbus hingga daunnya layu atau warna air menjadi merah kecoklatan. Setelah itu saring air rebusan dan masukkan dalam poci. Akan semakin nikmat jika disajikan saat hangat dengan menggunakan gula batu. Selain menghangatkan badan, juga melancarkan peredaran darah. Satu porsi teh boko hanya dijual dengan harga Rp 15.000 ribu.

Sensasi kenikmatan minum teh boko ini menjadi semakin bertambah saat matahari pelan-pelan mulai bergerak ke peraduannya. Aroma teh boko yang tertiup angin semakin terasa.