upside down jogja

Harga Tiket Upside Down World Jogja 2018

Harga Tiket Upside Down World Jogja 2018 – Di Jogja memiliki banyak jenis tempat wisata yang dapat Anda kunjungi. Dari tempat wisata sejarah, tempat wisata budaya, tempat wisata alam, dan masih banyak tempat wisata lainnya. Ketika musim liburan, Jogja dipenuhi oleh wisatawan yang datang untuk berwisata dan ingin mengobati penasaran tentang beberapa tempat wisata yang akan mereka kunjungi. Jogjakarta merupakan salah satu kota yang menjadi tujuan terbanyak untuk berwisata selain Bali. Belakangan ini mulai bermunculan tempat wisata yang unik dan pantar untuk Anda kunjungi beserta teman atau keluarga. Tempat wisata tersebut bernama Upside Down World Jogja. Banyak orang yang bertanya-tanya mengenai harga tiket Upside Down World Jogja.

upside down jogja

upside down jogja

Tempat wisata ini mulai diresmikan dan dibuka untuk umum pada bulan Juli 2016. Selama rentang waktu tersebut pihak management selalu meningkatkan kualitas tempat wisata sehingga semakin hari tempat wisata tersebut semakin nyaman dikunjungi oleh para wisatawan. Upside Down World Jogja banyak dikunjungi oleh para wisatawan karena tempat ini tergolong tempat wisata yang unik. Karena di dalamnya Anda diajak untuk berada di suatu ruangan terbalik.

Upside Down World Jogja menjadi booming lantaran tempat ini menjadi perbincangan oleh para netizen di media sosial karena keunikan yang dimiliki. Sebelum di buka di Jogja, Upside Down World ini telah popular di kota besar di Indonesia, yaitu Bali. Animo wisatawan yang tinggi menjadikan Upside Down World di buka juga di Jogja sebagai tempat kedua dengan kunjungan wisatawan yang tinggi. Bagi Anad yang berada di sekitaran Jogja, tidak usah pergi jauh-jauh ke Bali untuk merasakan suasana dunia terbalik.

Suasana dunia terbalik yang ada di Upside Down World Jogja ini berisikan benda-benda asli yang di tempel di langit-langit. Anda tidak perlu khawatir tentang keamanan dan keselamatan, karena pihak pengelola telah mempertimbangkan tingkat keamanan dan keselamatan para pengunjung. Sehingga para pengunjung dapat bebas berfoto. Hanya saja sebagai pengunjung, Anda tetap perlu mematuhi aturan yang berlaku di tempat tersebut sehingga obyek wisata ini tetap terjaga dan terus berkembang.

Lokasi Upside Down World Jogja 2018

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Upside Down World Jogja, silahkan kunjungi tempat tersebut di jalan Ring Road Utara no 18, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Di daerah sekitar tempat ini terdapat beberapa tempat wisata yang berbeda-beda. Biasanya ketika Anda berkunjung ke Upside Down World di musim liburan, pasti akan penuh dan perlu antri hanya untuk berfoto-foto saja.

Harga Tiket Upside Down World Jogja 2018

Untuk masuk ke tempat wisata ini, Anda harus membayar harga tiket Upside Down World Jogja ini sebesar Rp 80.000 per orang untuk kategori dewasa. Untuk anak-anak dengn tinggi dibawah 135 centimeter cukup membayar harga tiket Upside Down World Jogja sebesar Rp 40.000. Masih terjangkau bukan? Sesuailah dengan apa yang ada di dalamnya nanti ketika Anda masuk ke tempat wisata tersebut.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Upside Down World atau ke tempat wisata lain di Jogja, kami dari tim rental wisata akan melayani Anda dengan profesional dan memuaskan. Anda tidak perlu lagi pusing dengan perjalanan Anda karena semua dapat Anda serahkan kepada tim kami. Untuk lebih jelasnya, silahkan klik disini.

museum-wayang-kekayon

Museum Wayang Kekayon Menjaga Sejarah Wayang

Yogyakarta memiliki sebuah museum yang menyimpan koleksi tentang seni dan budaya tradisional khusunya mengenai kesenian wayang. Museum Wayang Kekayon, sebuah museum milik perseorangan dengan tujuan untuk preservasi kebudayaan tradisional. Museum ini cukup mudah ditemukan, terletak tepat di pinggir jalan raya Wonosari yang merupakan jalur utama yang menghubungkan Yogyakarta dengan daerah Gunung Kidul. Museum ini mulai didirikan pada tahun 1990 oleh Prof. Soejono Prawirohadikusumo, seorang dokter spesalis kesehatan jiwa. Setahun kemudian, tepatnya pada 5 Januari 1991, museum ini diresmikan oleh Gubernur DIY dan kemudian resmi dibuka untuk umum. Hingga kini, pengelolaan Museum Wayang Kekayon ini dibawah naungan RM Doni Megananda, putra dari Prof. Soejono.

museum-wayang-kekayon

museum-wayang-kekayon

Museum Wayang Kekayon terletak di Jl. Jogja-Wonosari Km. 7 No. 277 Kecamatan Banguntapan, Bantul. Museum ini mengoleksi berbagai jenis wayang yang ada di Indonesia. Sebagai tujuan wisata seni budaya, museum ini juga memiliki fungsi pendidikan, wahana penelitian, dan rekreasi. Bangunan yang ada terdiri dari satu ruang auditorium dengan fasilitas audio visual yang digunakan untuk penjelasan awal bagi pengunjung.

Selain itu juga terdapat beberapa unit bangunan museum yang lebih kecil seperti gedung induk dengan arsitektur Jawa lengkap dengan kuncung, pendapa, longkang, peringgitan, ndalem dengan sarean tengah. Terdapat juga gedung pendapa yang luas dan dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan seperti acara pernikahan, pertemuan, latihan kesenian, dan paket wisata makan malam sembari menyaksikan pagelaran wayang.

Wayang merupakan kekayaan luhur budaya bangsa Indonesia yang patut kita banggakan. Terbukti atas pengakuan UNESCO atas wayang sebagai warisan pusaka dunia. Di komplek museum wayang seluas 1,1 ha ini dapat disaksikan ribuan wayang dari berbagai jenis, seperti wayang Purwa, Madya, Gedhoog, 100 Kurawa, dan lain-lain.

Juga terdapat aneka topeng, berbagai busana wayang, bahkan patung Wayang Wong ukuran sebenarnya, hingga berbagai jenis wayang yang nyaris punah, seperti wayang Madura, Sadat, Golek Thengul, serta berbagai wayang bersejarah yang sudah ratusan tahun hingga wayang modern seperti Wayang Perjuangan/Suluh dan wayang Republik yang sekarang sering dipentaskan.

Museum ini juga nyaman dan asri dengan taman parkir luas serta pendapa megah untuk perayaan pernikahan, pameran, pertemuan, sarasehan, dan lain-lain.

de walik jogja

Harga Tiket De MATA, De ARCA, De WALIK tahun 2018

Harga Tiket De MATA, De ARCA, De WALIK tahun 2018 – De MATA, De ARCA, De WALIK merupakan tempat wisata yang berada di XT Square. Dimana XT Square sendiri dulunya adalah terminal yang dirubah oleh pemerintah daerah menjadi tempat wisata yang unik dan keren. Ketiga wahana tersebut berada di gedung terpisah didalam tempat wisata XT Square. Selain 3 wahana tersebut, di tempat ini juga terdapat kawasan belanja oleh-oleh sebagai bekal Anda untuk pulang ke tempat asal. Berikut ini, tim rentalwisata.com akan membahas mengenai harga tiket De MATA, De ARCA, De WALIK tahun 2018. Semoga bisa menjadi referensi Anda ketika berkunjung ke Jogja.

Harga Tiket De MATA tahun 2018

d'mata jogja

d’mata jogja

Di dalam De MATA, Andak akan dimanjakan dengan 120 gambar 3D (tiga dimensi) yang memenuhi area basement gedung Umar Kayam, Pasar Seni XT Square. Karena animo masyarakat yang tinggi terhadap tempat wisata ini, hingga mereka rela antri bergantian untuk berfoto di gambar 3D tersebut. Di dalam ruangan De MATA ini berbentuk labirin dengan luas kira-kira 1600 meter persegi.

Gambar 3D yang ada di De MATA sebagian besar merupakan hasil karya dari Petrus Kusuma. Karya beliau telah menghuni De MATA sekak tahun 2013. Sejak saat itu, banyak wisatawan yang terkecoh dengan gambar dengan sensasi 3D, padahal gambar yang dihasilkan berupa 2D. Untuk mendapatkan hasil yang bagus, Anda perlu memilih angle yang sesuai dengan pose tersebut. Jika hasil fotonya berhasil, maka hasil fotonya seperti 3D.

Harga Tiket De MATA adalah Rp 30.000 untuk jam 10.00 hingga jam 15.00. kemudian Rp 40.000 mulai jam 15.00 hingga jam 22.00. Dan jika weekend, harga menjadi Rp 50.000.

Harga Tiket De ARCA tahun 2018

d'arca jogja

d’arca jogja5

De ARCA merupakan museum patung pertama di Indonesia. Di tempat wisata ini Anda akan disuguhi oleh berbagai macam patung tokoh-tokoh terkenal baik di Indonesia maupun luar negeri. Pasti setiap orang punya keinginan untuk berfoto dengan idolanya. Nah, keinginan Anda tersebut dapat terealisasi dengan mengunjungi  De ARCA. Ditempat ini Anda dapat menghemat uang untuk hanya berfoto dengan tokoh luar negeri. Yang tadinya Anda harus ke tempat mereka, kini sebaliknya  semua ada di Jogja.

De ARCA mengusung konsep yang mirip denga museum patung yang terbuat dari lilin di Hongkong. Yaitu Museum Patung Lilin Madam Tussaud di Hongkong. Di museum De ARCA tersebut terbagi menjadi tiga wilayah, yaitu zona tokoh nasional, zona presiden dunia, dan zona tokoh dunia.

Harga Tiket De ARCA adalah Rp 30.000 untuk jam 10.00 hingga jam 15.00 pada hari biasa (senin hingga jumat). Kemudian Rp 40.000 mulai jam 15.00 hingga jam 22.00 pada hari biasa (senin hingga jumat). Dan jika weekend, harga menjadi Rp 50.000.

Harga Tiket De WALIK Tahun 2018

de walik jogja

de walik jogja

De WALIK merupakan wahana baru yang dimiliki oleh XT Square. Di dalam De WALIK sendiri terdapat 30 ruangan dengan konsep semua terbalik. Dari sini Anda akan dibawa kepada dunia terbalik dan di tempat ini Anda dapat mengabadikan momen-momen keterbalikan diri Anda di depan kamera. Selain itu, tempat ini masih tergolong baru sehingga yang menjamah ruangan yang ada di De WALIK ini masih tidak terlalu banyak.

Harga Tiket De WALIK adalah Rp 30.000 untuk jam 10.00 hingga jam 15.00 pada hari biasa (senin hingga jumat). Kemudian Rp 40.000 mulai jam 15.00 hingga jam 22.00 pada hari biasa (senin hingga jumat). Dan jika weekend, harga menjadi Rp 50.000.

Jika Anda menginginkan tiket terusan, bisa masuk ke tiga wahana tersebut, Anda hanya cukup membayar Rp 100.000 pada jam 10.00 hingga jam 15.00 pada hari biasa (senin hingga jumat). Kemudian pada jam 15.00 hingga jam 22.00 pada hari biasa (senin hingga jumat) Anda cukup membayar Rp 120.00. Dan jika Anda datang pada weekend, Anda cukup membayar Rp 140.000 saja.

the lost world castle merapi

Tips Mengunjungi The Lost World Castle Merapi

Tips Mengunjungi The Lost World Castle Merapi – The Lost World Castle Merapi merupakan salah satu tempat wisata yang terbilang baru di Jogja. Saat ini, tempat ini masih masuk dalam masa soft opening. Karena belum selesainya pembangunan, sedangkan animo masyarakat untuk mengunjungi tempat wisata di Jogja yang baru ini semakin meningkat. Oleh karena itu, tempat wisata ini tetap membuka kesempatan kepada wisatawan yang ingin mengunjungi tempat wisata ini dalam waktu dekat. Meningkatnya jumlah pengunjung saat ini, dikarenakan tempat wisata ini menjadi perbincangan di media sosial karena tempat yang unik dan bagus sebagai tempat ajang berfoto selfie.

The Lost World Castle merupakan bangunan yang memiliki arsitektur seperti kastil atau istana jaman dahulu. Kalau Anda masih ingat dengan acara TV jaman dulu, bangunan ini terinspirasi dari acara Benteng Takeshi yang merupakan reality show terpopuler di Jepang pada waktu itu. Bangunan yang mirip dengan benteng yang mengelilingi kerajaan memiliki beberapa pos penjagaan yang dibagi tiap beberapa meternya. Hal ini menjadikan tempat ini seperti benteng kerajaan pada masa peperangan jaman dulu. Karena keunikan bangunan ini, menjadikan wisatawan penasaran untuk datang ke tempat wisata ini.

Walaupun minat para wisatawan untuk mengunjungi The Lost World Castle Merapi ini sangat tinggi, akan tetapi tempat wisata ini belum resmi dibuka. Karena masih ada beberapa tempat yang belum selesai dibangun. Bangunan yang berada di atas tanah seluas kurang lebih 1.3 hektar in berada di wilayah desa Kepuharjo, kecamatan Cangkringan, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Mungkin beberapa orang diantara Anda bertanya, kenapa diberi nama The Lost World Castle? Hal ini dikarenakan tempat ini dulu pernah di hantam oleh erupsi Gunung Merapi dan meratakan tempat ini. Tempat ini seperti sebuah dunia yang hilang hanya dalam waktu beberapa jam saja. Sehingga nama The Lost World Castle ini menjadi nama tempat wisata ini yang berarti dunia kerajaan yang telah hilang.

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebagai pengunjung The Lost World Castle supaya Anda tidak salah dalam berwisata di tempat tersebut. Berikut ini telah tim rentalwisata.com kumpulkan beberapa tips mengunjungi The Lost World Castle.

tips mengunjungi the lost world castle merapi

tips mengunjungi the lost world castle merapi

Tips Mengunjungi The Lost World Castle Merapi

Bagi Anda yang ingin berwisata di tempat ini, alangkah baiknya untuk mengetahui tips mengunjungi The Lost World Castle Merapi. Hal ini akan membuat Anda nyaman dan senang berwisata di tempat ini.

  • Pergunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman

Tempat wisata ini akan mengajak Anda untuk naik turun tangga dan pastinya akan mengajak Anda untuk berjalan kaki dari tempat parkir hingga Anda selesai berwisata di tempat ini. Pakaian yang nyaman akan membuat Anda nyaman berwisata di tempat ini, karena udara yang dingin karena di pegunungan dan pastinya terik matahari akan menyambar kulit Anda, maka dari itu pergunakan pakaian yang cocok dengan keadaan saat itu.

  • Bawa bekal makan dan minum secukupnya

Saat ini, di The Lost World Castle masih jarang tempat makan atau pedagang yang menjajakan makanan atau minuman untuk para wisatawan. Oleh karena itu, alangkah baiknya bawa bekal secukupnya untuk berjaga-jaga ketika Anda merasakan lapar ataupun haus tidak kerepotan ketika berada di tempat wisata tersebut.

  • Datanglah pada pagi atau sore hari

Pagi dan sore hari merupakan waktu yang sejuk dan teduh ketika Anda berwisata. Karena di tempat ini masih belum banyak pepohonan karena akibat erupsi pada beberapa waktu yang lalu.

  • Bawa payung ketika siang hari

Jika Anda tidak memiliki waktu untuk datang ke tempat wisata tersebut di pagi dan sore hari, maka Anda perlu membawa payung sendiri. Karena di tempat ini masih gersang dan belum banyak ditumbuhi pepohonan. Dengan membawa payung akan mengurangi paparan sinar matahari ke kulit Anda. Dan jika hujan melanda, Anda pun sudah menyiapkan bekal payung.

Demikianlah beberapa tips mengunjungi The Lost World Castle Merapi. Bila Anda berniat untuk mengunjungi tempat wisata tersebut, tidak ada salahnya untuk mengikuti tips-tips diatas.

the lost world castle merapi

Harga Tiket The Lost World Castle Merapi 2018

Harga Tiket The Lost World Castle Merapi 2018 – Jogja merupakan kota yang tidak akan pernah habis mengenai tempat wisata. Tiap tahunnya selalu ada tempat wisata baru yang dibuka dengan keunikannya tersendiri. Salah satunya adalah The Lost World Castle Merapi. The Lost World Castle diharapkan dapat menaikkan animo wisatawan untuk berlibur di Jogja. Saat ini tempat wisata ini menjadi salah satu tempat wisata favorit pilihan wisatawan ketika berkunjung ke Jogja. Mungkin Anda berpikir bahwa tempat ini adalah waterboom. Padahal, tempat ini bukanlah waterboom, melainkan tempat wisata edukasi yang memberikan edukasi baik berupa informasi maupun pengetahuan bagi para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Anda pasti bertanya-tanya, berapa harga tiket The Lost World Castle Merapi? Pertanyaan Anda sama dengan beberapa pertanyaan para wisatawan yang penasaran dan ingin berkunjung ke tempat ini.

Apa Saja Keunikan Bagunan The Lost World Castle Merapi?

Keunikan bentuk dan arsitektur bangunan tersebut menjadikan tempat wisata ini menjadi viral di media sosial. Jika Anda lihat, bahwa pengamatan dari luar, bangunan ini seperti sebua kastil jaman dahulu. Ada yang bilang juga, bahwa bangunan tersebut mengikuti dengan benteng Takeshi yang pernah ada di TV. Ada juga yang mengatakan bangunan ini mencontoh ke tembok besar China. The Lost World Castle merupakan bangunan yang tinggi dengan tembok berwarna kelabu dengan terdapat pos-pos penjagaan di setiap beberapa meternya. Mirip dengan istana kerajaan di jaman dahulu bukan?

The Lost World Castle berhasil menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini. Dengan keunikannya, tempat wisata ini saat ini banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Bangunan ini dibangun diatas tanah seluas kurang lebih 1.3 hektar di daerah desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman.

Perlu Anda ketahui, bahwa tempat ini dulu pernah terkena erupsi gunung Merapi. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan  mengenai dahsyatnya bencana tempo hari , makanya tempat ini bernama The Lost World Castle atau dunia kerajaan yang telah hilang.

Tempat wisata ini memiliki obyek yang mirip dengan Stonehenge di Inggris (Stonehenge KW). Stonehenge ini menggunakan batuan tiruan seperti zaman mealitikum yang disusun melingkar. Disini Anda dapat jadikan spot foto yang cantik dan pastinya tempat ini sudah ramai jadi perbincangan di media sosial.

harga tiket the lost world castle merapi 2018

harga tiket the lost world castle merapi 2018

Berapa Harga Tiket The Lost World Castle Merapi?

Walaupun sudah ramai menjadi perbincangan di media sosial, tempat wisata ini masih soft opening mulai tanggal 19 Januari. Sebelum soft opening kemarin, tempat wisata ini masih gratis dikunjungi oleh wisatawan. Sedangkan ketika sudah melewati masa soft opening pengunjung akan dikenakan tiket masuk. Harga tiket The Lost World Castle Merapi yang benar adalah Rp 60.000 per orang. Harga tersebut berlaku ketika sudah grand opening. Selama masa soft opening,  pengunjung hanya akan dikenai harga tiket masuk The Lost World Castle Merapi sebesar 25% saja atau sekitar Rp 15.000 saja tiap orangnya.

Selain itu, Anda akan perlu membayar biaya retribusi sebesar Rp 6.000 dan parkir sebesar Rp 2.000. Nah, bagi Anda yang ingin menginap di sekitar kawasan The Lost World Castle Merapi, disana terdapat beberapa penginapan dengan tarif minimal Rp 50.000 per malam

the world landmarks merapi

Harga Tiket The World Landmarks Merapi Park Jogja 2018

Harga Tiket The World Landmarks Merapi Park Jogja 2018 – Semakin banyak animo masyarakat untuk berwisata, menjadikan tempat wisata untuk selalu berbenah menjadikan tempat wisata tersebut menjadi yang terbaik. Selain itu banyak juga tempat wisata baru yang bermunculan. Apalagi Jogja, yang merupakan salah satu destinasi wisata dengan pengunjung terbanyak. Jogja memang kota yang istimewa, setiap musim liburan, banyak wisatawan yang berwisata ke tempat ini. Selain itu, kemajuan teknologi menjadikan tempat wisata menjadi bahan pembicaraan dan membuat seseorang penasaran untuk mengunjungi tempat wisata tersebut. Salah satunya adalah The World Landmarks Merapi Park yang berlokasi di desa Pakembinangun, kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Bagi Anda yang belum pernah mengunjungi tempat ini dan ingin sekali mengunjungi tempat ini, mungkin bertanya-tanya berapa harga tiket The World Landmarks Merapi Park sekarang.

Kenapa Harus ke The World Landmarks Merapi Park?

Nah mungkin kalimat di atas merupakan salah satu pertanyaan Anda. Bagi Anda yang berkeinginian untuk keluar negeri dan ingin berfoto-foto dengan icon sebuah negara, Anda tidak perlu jauh-jauh menghabiskan uang untuk pergi ke negara tersebut. Karena di Jogja memiliki The World Landmarks Merapi Park. Dimana di tempat ini terdapat miniatur icon negara-negara yang biasa dikunjungi oleh wisatawan. Beberapa landmarks tersebut adalah menara Pisa, patung Liberty, menara Eiffel, Big Ben, telepon umum London, kotak pos London, dan masih banyak lagi.

Selain landmarks tersebut, Anda juga akan menemukan taman bunga yang memang di tata sedemikian rupa sehingga menyerupai lingkungan sekitar landmarks tersebut. Taman tersebut memiliki bunga-bunga yang indah dan bisa Anda jadikan spot foto selain berfoto di landmarks tersebut.

Fasilitas The World Landmarks Merapi Park

Nah, hal ini juga perlu Anda perhitungkan. Kenapa? Fasilitas di tempat wisata harus Anda ketahui dan pastinya harus dipersiapkan oleh pengelola. Seperti halnya kamar mandi atau toilet. Kamar mandi atau toilet merupakan fasilitas penting yang wajib ada ketika wisatawan sedang mengunjungi tempat wisata. Jangan sampai pengunjung harus berjalan jauh hanya untuk buang air. Selain itu, di tempat wisata ini terdapat taman parkir yang luas, sehingga bagi Anda yang ingin berkunjung baik menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4, atau rombongan menggunakan bus pun bisa menampungnya. Di dalam tempat wisata tersebut, juga tersedia cafe atau warung-warung yang akan memanjakan Anda ketika perut Anda keroncongan.

harga tiket the world landmarks merapi park

harga tiket the world landmarks merapi park

Berapa Harga Tiket The World Landmarks Merapi Park?

Berbicara tentang wisata, pasti juga akan berbicara mengenai budget. Bagi Anda yang ingin mengunjungi The World Landmarks Merapi Park, Anda tidak perlu merogoh kocek yang terlalu dalam. Tiap pengunjung atau wisatawan, Anda akan dikenakan harga tiket sebesar Rp 15.000. Tapi bagi Anda yang membawa anak kecil kurang dari 2 tahun, akan diberikan tiket masuk khusus, bahkan bisa GRATIS.

Cukup murah bukan? Merasakan wisata ke beberapa negara hanya berada di satu wilayah saja. Ya hanya ada di The World Landmarks Merapi Park. Bagi Anda para wisatawan yang mengunjungi tempat tersebut, sudah selayaknya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Hal ini akan menjaga kelestarian alam wilayah merapi dan juga menjaga keberadaan tempat wisata ini agar tetap asri.

istana ratu boko

Istana Ratu Boko, Istana Indah di Atas Perbukitan

Istana Ratu Boko, Istana Indah di Atas Perbukitan – Bagi Anda para wisatawan yang suka berkunjung ke Jogja, mungkin tidak asing di telinga Anda mengenai Istana Ratu Boko. Ditilik dari sejarahnya, istana ini merupakan bangunan yang megah yang dibangun di masa pemerintahan Rakai Panangkaran. Dimana Rakai Panangkaran merupakan salah satu keturunan dari Wangsa Syailendra. Pada jaman dahulu, Istana Ratu Boko ini bernama Abhayagiri Vihara yang berarti sebuah biara yang terdapat di bukit yang penuh dengan kedamaian. Penggunaan nama tersebut berasal dari bahasa Sansekerta. Tujuan dibangunnya istana ini adalah untuk tempat menyepi atau memfokuskan diri dari kehidupan nyata ke kehidupan spiritual.

istana ratu boko

istana ratu boko

Istana Ratu Boko berada di 196 mdpl dimana luas dari istana ini sekitar 250 ribu meter persegi. Istana ini terbagi menjadi empat bagian, yaitu timur, tenggara, tengah, dan barat. Di bagian tengah terdapat bangunan gapura utama, Candi Pembakaran, lapangan, batu berumpak, Paseban, dan kolam. Di bagian tenggara terdapat balai-balai, 3 candi, pendopo, kompleks keputren, dan kolam. Di bagian timur, terdapat kolam, kompleks gua, dan stupa Buddha. Dan di bagian barat terdapat perbukitan.

Jika Anda masuk dari pintu gerbang istana, Anda akan langsung ke bagian tengah dari areal istana Ratu Boko. Dimana dua buah gapura besar akan menyambut kedatangan Anda. Gapura yang pertama memiliki 3 pintu dimana terdapat tulisan “Panabwara” yang berdasarkan dari prasasti Wanua Tengah III merupakan nama dari Rakai Panabwara yang merupakan keturunan dari Rakai Panangkaran yang berhasil mengambil alih istana pada saat itu. Tujuan penulisan nama tersebut adalah untuk melegitimasi sebuah kekuasaan dan sebagai pertanda bahwa bangunan tersebut merupakan bangunan utama pada saat kepemimpinan Rakai Panabwara. Ketika Anda melanjutkan perjalanan, Anda akan bertemu dengan gapura kedua yang memiliki 5 pintu.

Melanjutkan perjalanan kembali, sekitar 45 meter dari gapura yang kedua, Anda akan menemui candi berbatu putih dan di dekat candi berbatu putih tersebut terdapat candi Pembakaran. Candi pembakaran berbentuk persegi dengan panjang sisi sekitar 26 meter dan memiliki 2 teras. Candi pembakaran sesuai dengan namanya digunakan sebagai tempat untuk membakar jenazah keluarga kerajaan.

Ketika Anda berjalan kea rah tenggara, Anda akan menemui sumur yang konon ceritanya bernama Amerta Mantana yang berarti “air suci yang telah diberikan mantra”. Sampai sekarang, sumur tersebut masih menghasilkan air yang jernih dan masih dipergunakan untuk pengairan. Masyarakat setempat mempercayai bahwa air yang terdapat di dalam sumur tersebut dapat membawa keberuntungan bagi yang menggunakannya.  Sementara bagi penganut agama Hindu, air tersebut digunakan untuk upacara Tawur Agung yang berlangsung sehari sebelum hari besar Nyepi.

Setelah Anda puas di bagian tenggara dari areal istana ini, Anda dapat berjalan ke area timur dari istana Ratu Boko ini. Disini Anda akan menjumpai dua buah gua, kolam yang cukup besar dengan ukuran 20 meter x 50 meter dan stupa Buddha. Kedua gua tersebut terbentuk secara alami dari batuan sedimen yang biasa disebut dengan Breksi Pumis. Gua yang berada di bagian atas dinamakan Gua Lanang dan gua yang berada di bagian bawah bernama Gua Wadon.

Walaupun istana ini didirikan oleh seorang Buddha, istana ini didominasi oleh unsur-unsur agama Hindu. Dimana di kawasan tersebut terdapat Lingga dan Yoni, lempengan emas bertuliskan Om Rudra ya Namah Swaha, dan arca Ganesha.  Om Rudra ya Namah Swaha merupakan bentuk pemujaan terhadap Dewa Rudra atau memiliki nama lain yaitu Dewa Siwa.

Sebagai bangunan cagar budaya, istana Ratu Boko bukanlah sebuah candi seperti yang pernah Anda lihat di Indonesia ini. Istana ini merupakan tempat tinggal, yang terlihat dari adanya bangunan yang berupa tiang dan atap yang terbuat dari kayu. Walaupun demikian, saat ini hanya tertinggal batur-batur dari batu saja.

Jika Anda menginginkan untuk perjalanan wisata ke Istana Ratu Boko, silahkan hubungi rentalwisata.com untuk membantu Anda dalam hal transportasi maupun paket wisata disini.

candi prambanan

4 Wisata Candi di Sekitar Kota Jogja yang Perlu Anda Kunjungi di 2018

Wisata Candi di Sekitar Kota Jogja yang Perlu Anda Kunjungi di 2018 – Jogja merupakan destinasi wisata yang menyenangkan dan mengasyikkan. Karena di kota ini banyak sekali tempat wisata yang dapat Anda kunjungi dan pastinya akan membuat Anda ingin kembali lagi ke kota ini. Berikut ini telah dirangkum oleh tim rentalwisata.com mengenai wisata canti di sekitar kota Jogja yang perlu Anda Kunjungi di tahun 2018.

Wisata Candi di Sekitar Kota Jogja yang Perlu Anda Kunjungi di 2018

  • Candi Prambanan

candi prambanan

candi prambanan

Tempat wisata Candi di sekitar kota Jogja pertama yang wajib Anda kunjungi adalah candi Prambanan. Candi yang dahulu dalam cerita legenda di bangun dalam waktu satu malam saja menjadi tujuan wisata yang tidak boleh Anda lewatkan ketika berkunjung ke kota Jogja.

Wisatawan yang datang dari berbagai wilayah dan negara yang datang ke Candi ini, ingin melihat keajaiban alam yang pernah ada. Candi Prambanan yang berada di sekitar 17 kilometer dari pusat kota Jogja. Jika Anda tidak membawa kendaraan sendiri, rentalwisata.com dapat membantu perjalanan wisata Anda dengan mudah dan harga terjangkau.

  • Istana Ratu Boko

istana ratu boko

istana ratu boko

Sebenarnya tempat ini bisa dibilang bukan candi. Tetapi tempat ini merupakan pelataran yang memiliki bangunan seperti Candi. Istana Ratu Boko ini berada di sebelah selatan Candi Prambanan. Dimana Anda perlu menempuh jarak sekitar 2 kilometer untuk mencapai tempat ini ketika Anda sebelumnya mengunjungi Candi Prambanan.

Keindahan Istana Ratu Boko berada pada pemandangan di sekitarnya. Karena letaknya yang berada di perbukitan, dari Istana Ratu Boko, Anda akan disuguhkan keindahan perbukitan dan angin yang sejuk. Keindahan lainnya adalah suasana sunset di atas Istana Ratu Boko.

Karena keindahaan di waktu sore hari di tempat wisata ini, maka harga yang diberikan oleh pihak pengelola memiliki dua tarif. Dimana yang pertama adalah tarif masuk regular dan tarif masuk sunset. Dan harga tiket masuk sunset sekitar tiga kali lipat harga tiket regular.

  • Candi Sambisari

candi sambisari

candi sambisari

Wisata candi di sekitar kota Jogja yang tidak kalau menarik berikutnya adalah candi peninggalan peradaban Hindu Kuno, yaitu Candi Sambisari. Wisatawan yang mengunjungi candi ini akan merasa nyaman untuk berlama-lama di tempat ini. Hal ini dikarenakan terdapat taman dan tempat duduk untuk sejenak beristirahat sembari memandang keindahan candi dari kejauhan yang dibuat sekitar abad ke- 9 Masehi.

Lokasi candi ini berada di Desa Sambisari, Kelurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Nama Sambisari merupakan nama daerah di kawasan tersebut. Alhasil, candi tersebut diberi nama Candi Sambisari. Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata ini, Candi Sambirsari berada pada koordinat 110° 26’46.43” BT dan 7° 45’48.13” LS. Candi Sambisari pertama kali ditemukan pada tahun 1966 oleh seorang petani yang sedang mencangkul sawahnya. Pertama kali yang ditemukan di sawah tersebut adalah bongkahan batu yang memiliki ukiran. Setelah dilakukan penelitian oleh Dinas terkait, batu tersebut termasuk potongan kecil dari komplek candi Sambisari yang dapat Anda lihat saat sekarang ini.

Candi yang masih tergolong utuh ini terletak di ke dalaman sekitar 6,5 meter di bawah tanah. Ekskavasi candi Sambisari pertama kali dilakukan di tahun 1966 oleh Lembaga Peninggalan Purbakala Nasional yang berlokasi di Prambanan. Pada tahun 1975 sampai dengan tahun 1977 sudah mulai terlihat satu bagunan candi induk dan tiga buah candi pengawal. Candi-candi tersebut ketika ditemukan sudah dalam keadaan runtuh dan bebatuannya saling berserakan kecuali pada bagian kaki candi. Pada tahun 1986 pemugaran candi telah selesai, tetapi taman dan fasilitas lainnya masih belum di bangun.

  • Candi Plaosan

candi plaosan

candi plaosan

Candi Plosan adalah salah satu peninggalan Rakai Panangkaran. Beliau adalah salah satu raja dari Dinasti Sailendra, yang telah mendirikan Candi Borobudur dan Candi Sewu. Candi ini berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi dan berada di 148 mdpl (meter diatas permukaan laut). Jika Anda ingin melihat keindahan pemandangan candi Plaosan dan sekitarnya, silahkan Anda merapat ke candi tersebut. Anda dapat melihat sekeliling candi terdapat pemandangan sawah yang hijau.

Candi Plaosan terdiri dari dua candi utama yang di kelilingi oleh dinding batu yang kokoh. Dimana setiap dinding batu yang berdiri tersebut dikelilingi oleh total 174 candi penjaga. Hampir semua candi penjaga sudah mengalami keruntuhan. Khusus dibagian barat terdapat gerbang batu dengan hiasan mahkota diatasnya.

Demikianlah beberapa informai terkait tempat wisata Candi di sekitar kota Jogja yang perlu Anda kunjungi di 2018. Saran kami untuk tetap menjaga warisan budaya tersebut, supaya kelangsungan tempat wisata tersebut dapat berlangsung lebih lama dan hingga anak cucu kita.

taman pintar

4 Tempat Wisata Jogja untuk Edukasi Anak

4 Tempat Wisata Jogja untuk Edukasi Anak – Jogja terkenal dengan segala macam tempat wisata. Salah satunya adalah tempat wisata edukasi. Tempat wisata Jogja yang satu ini memiliki banyak macamnya, khususnya berada di jantung kota Jogja. Seperti icon-nya kota Jogja yaitu kota pelajar, di Jogja banyak wisata edukasi yang dapat mendukung kecerdasan anak-anak Indonesia yang sedang tumbuh berkembang. Selain itu, tempat wisata itu bisa digunakan sebagai sarana belajar yang mengasyikkan. Berikut ini akan dibahas beberapa tempat wisata Jogja menurut rentalwisata.com yang bersifat edukasi dan bermanfaat untuk meningkatkan ilmu pengetahuan untuk anak-anak Indonesia.

4 Tempat Wisata Jogja untuk Edukasi Anak

  • Taman Pintar

taman pintar

taman pintar

Taman pintar berada tidak jauh dari pusat perbelanjaan terkenal di Jogja, yaitu Malioboro. Kira-kira sekitar 200m arah timur perempatan 0 Km. Taman Pintar adalah pusat sains yang wajib dikunjungi oleh wisatawan bersama keluarga. Apalagi yang memiliki anak kecil yang masih sekolah. Taman pintar terdiri dari 6 wahana yang berbeda-beda. Dimana setiap wahana memiliki beberapa bagian yang menyediakan bermacam-macam alat peraga berbagai konsep, seperti : antariksa, sejarah, ilmu pengetahuan modern, sampai kebencanaan.

Taman Pintar memiliki bermacam-macam konsep belajar dan bermain. Taman pintar seperti laboratorium raksasa, dimana anak-anak dapat berkreasi dan meningkatkan pengetahuan yang mereka dapatkan di sekolah. Taman pintar juga mempunyai bermacam-macam media yang menjadikan konsep ilmu pengetahuan menjadi lebih mudah dipelajari dan dikaitkan dengan kegiatan sehari-hari. Konsep ini dibuat semata-mata hanya untuk memotivasi anak agar mencintai ilmu sains dan memacu kerativitas yang mereka miliki.

  • Taman Tino Sidin

taman tino sidin

taman tino sidin

Bagi Anda yang terlahir di jaman 80an, pastilah masa kecil Anda tidak terlepas dari program “Mari Menggambar“ yang selalu tayang di TVRI. Acara ini dibawakan oleh Pak Tino Sidin yang mengajak anak-anak untuk belajar menggambar di rumah. Cikal bakal Taman Tino Sidin ini dibangun untuk menyimpan dan menampilkan karya-karya beliau. Taman ini terletak di jalan Tino Sidin no 297, Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.

Bagi wisatawan yang berniat untuk nostalgia masa kecilnya serta ingin mengetahui teknik atau cara serta pola pengajaran menggambar, maka Taman Tino Sidin ini wajib untuk Anda kunjungi. Sedangkan bagi Anda yang ingin mencari inspirasi, sketsa, dan lukisan, sang maestro Tino Sidin wajib Anda jadikan sebagai referensi. Kenapa? Karena bercerita tentang seluruh aspek kehidupan serta bermacam-macam luapan emosi yang tercetak jelas pada karyanya. Selain itu, aspek kehidupan dari Pak Tino Sidin yang di kisahkan dalam rupa foto, penghargaan, surat pribadi, dan testimoni, dapat dijadikan motivasi bagi wisatawan untuk berjuang dalam mencapai cita-cita.

  • Museum Affandi

museum affandi

museum affandi

Museum Affandi berada di Jalan Laksamana Adi Soetjipto No.167, Sleman Yogyakarta. Museum ini banyak menyimpan lukisan karya sang maestro bernama Affandi. Museum ini, didirikan diatas lahan rumah pribadi sang pelukis Affandi dan keluarganya. Sehingga selain dapat menikmati lukisan, wisatawan juga dapat melihat tempat tinggal sang pemilik karya tersebut.

Museun yang terbagi dalam 3 galeri ini menampilkan bermacam-macam koleksi pribadi Affandi dan kelurganya beserta lukisan karya pelukis besar Indonesia lainnya. sehingga dengan mengunjungi museum Affandi ini, wisatawan dapat menambah ilmu atau pelajaran mengenai berbagai aliran dalam lukisan. Terdapat hal yang unik yang sayang jika dilewatkan ketika berkunjung ke Museum Affandi. Yaitu lukisan karya Affandi yang tidak jelas jika dilihat dari dekat namun dapat terlihat dengan jelas ketika dilihat dari jauh.

  • Rumah Budaya Omah Petruk

omah petruk

omah petruk

Omah Petruk merupakan rumah budaya yang menampilkan aneka budaya melalui macam-macam patung. Omah Petruk beradai di desa Karang Klethak, Wonorejo, Hargobinangun, Sleman, Yogyakarta. Rumah budaya ini menyimpan banyak patung yang menggambarkan tentang keberagaman budaya dalam maupun luar negeri. Pada dasarnya tujuan adanya Omah Petruk ini adalah menyajikan lima unsur agama dan berbasis budaya. Sehingga ketika wisatawan berkunjung ke tempat ini akan mendapatkan pengetahuan mengenai budaya-budaya dari tiap agama berdasarkan patung yang mereka lihat.

Demikianlah 4 Tempat Wisata Jogja untuk Edukasi Anak. Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda atau orang lain yang memiliki anak dan semangat belajarnya cukup tinggi, silahkan untuk bagikan kepada meraka yang membutuhkan.

masjid kotagede mataram

7 Tempat Wisata Sejarah di Jogja Berupa Masjid

7 Tempat Wisata Sejarah di Jogja Berupa Masjid – Membahas mengenai Jogja, pasti tidak akan lepas dengan yang namanya sejarah. Jogja merupakan kota yang banyak sekali peninggalan-peninggalan sejarah dan akhirnya menjadi tempat wisata khusus sejarah. Banyak orang yang datang ke tempat-tempat sejarah yang ingin mengenang para pendahulu dan juga mengetahui jejak-jejak sejarah yang ada di tempat tersebut. Jogja juga terkenal dengan kuatnya agama Islam. Dimana perkembangan agama di kota ini sangatlah besar pada masa sejarah dulu. Sehingga tidak sedikit meninggalkan bangunan-bangunan berupa masjid yang hingga saat ini masih berdiri serta menjadikan masjid sebagai tempat wisata sejarah. Berikut ini akan dibahas mengenai tempat wisata sejarah di Jogja berupa masjid yang perlu Anda singgahi menurut rentalwisata.com.

Tempat Wisata Sejarah di Jogja Berupa Masjid

  • Masjid Gedhe Kauman

masjid gedhe kauman

masjid gedhe kauman

Masjid Gede Kauman merupakan masjid milik Kraton Jogja yang dibangun pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono I. pembangunan masjid tersebut dilakukan pada tahun 1773. Masjid ini adalah masjid Raya dari Prov Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan salah satu bangunan cagar budaya. Pada awal Masjid Gedhe ini dibangun, masjid ini digunakan sebagai tempat ibadah keluarga raja dan rakyat sekitar Kraton yang akhirnya digunakan sebagai simbol identitas kerajaan Islam. Serambi yang terdapat di Masjid Gede Kauman difungsikan sebagai Al-mahkamah Al-Kabiroh yang berarti lokasi pertemuan semua ulama, lokasi pengajian dan dakwah, serta tempat pengadilan agama. Di halaman luar masjid tepatnya di sisi utara dan selatan terdapat bangunan yang disebut pagongan. Tempat tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan gamelan milik Kraton Yogyakarta. Setiap bulan maulid, gamelan tersebut dimainkan dan digunakan sebagai daya tarik masyarakat Jawa supaya mencintai musik tradisional khususnya gamelan. Tidak hanya itu, biasanya ketika pertunjukkan gamelan juga disisipi dengan dakwah yang dilakukan oleh para ulama.

  • Masjid Pakualaman

masjid pakualaman

masjid pakualaman

Masjid Pakualaman juga disebut bangunan cagar budaya yang dimiliki oleh pemerintah Jogja. Masjid ini di bangun oleh Paku Alam II pada abad XIX. Masjid ini terletak di luar kompleks Puro Pakualaman, tepatnya di sebelah barat laut alun-alun Sewandanan. Di sebelah utara masjid terdapat prasasti yang menunjukkan tahun Jawa 1767 (1839 M) dan di sebelah selatan terdapat prasasti lagi yang menunjukkan tahun Jawa 1783 (1855 M). Sampai sekarang, masih menjadi bahan perdebatan prasasti yang mana yang merupakan awal tahun pendirian masjid tersebut.

  • Masjid Kotagede

masjid kotagede mataram

masjid kotagede mataram

Bagi masyarakat Jogja, Masjid Kotagede sudah tidak asing lagi didengar. Masjid ini terletak di daerah Kotagede dan usianya lebih tua dibandingkan dengan masjid Agung Kauman. Masjid ini sudah berdiri dari tahun 1640-an. Ornamen serta semua perangkat yang ada di dalam masjid terlihat cukup unik dan menarik. Salah satunya adalah bedug. Benda ini berada di dalam masjid dan sudah berusia ratusan tahun. Ketika Anda ingin berkunjung ke Masjid Kotagede, Anda akan disambut oleh dua pohon beringin di pelataran masjid. Pelataran masjid ini di manfaatkan sebagai tempat parkir. Beberapa barang dan perangkat yang ada di dalam masjid masih asli dari awal berdirinya masjid ini, sehingga masih memiliki kesan klasik pada bangunannya dan ornamen di dalamnya.

  • Masjid Jami’ Sulthoni Plosokuning

masjid pathok negoro plosokuning

masjid pathok negoro plosokuning

Majid Jami Sulthoni Plosokuning memiliki nama lain yang biasa orang lain dengar, yaitu Masjid Pathok Negara Utara. Masjid ini termasuk salah satu masjid tertua yang dimiliki oleh Jogja. Masjid ini berada di jalan Plosokuning Raya Desa Minomartani, kecamatan Ngaglik, Sleman. Usia dari masjid ini sudah tua sekali yaitu lebih dari 200 tahun. Awal pendirian masjid ini dimulai pada abad XIX, ketika itu Sultan Hamengku Buwono bertahta. Bangunan masjid ini cukup menarik, masjid ini didirikan di empat penjuru angin yang memiliki filosofi sebagai benteng perlindungan rohani Kraton Jogja. Saat ini masjid ini sudah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh pemerintah DI Yogyakarta.

  • Masjid Ad Darojad Babadan

masjid pathok negoro ad-darojat babadan

masjid pathok negoro ad-darojat babadan

Masjid Pathok Negara bagian timur berada di Desa Babadan, Kec. Banguntapan, Kab. Bantul, DI Yogyakarta. Jika Anda ingin berkunjung ke tempat ini dari Jalan Raya Janti di depan JEC itu ada sebuah pohon beringin yang berada di perempatan. Nah, salah satu jalan di perempatan itu tepatnya sebelah barat pohon beringin bernama Jalan Pathok Negara. Ikuti terus Jalan Pathok Negara ke barat hingga sampai di lokasi masjid.

Masjid ini punya sejarah yang cukup unik. Dimana pada masa Perang Dunia II, Masjid ini sempat digusur oleh penjajah Jepang. Hal ini dikarenakan desa Babadan akan dijadikan sebagai pangkalan udara dan gudang senjata. Alhasil masjid beserta warga desa Babadan pindah ke desa Babadan Baru yang letaknya di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.

  • Masjid Taqwa Wonokromo

masjid pathok negoro taqwa wonokromo

masjid pathok negoro taqwa wonokromo

Masjid Pathok Negara ini letaknya di Jogja bagian selatan. Alamatnya di Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Lokasi masjid ini berada dekat dengan Pasar, Yaitu di Jalan Imogiri Timur km 10.

Masjid Pathok Negara atau Masjid Taqwa Wonokromo ini terletak cukup jauh dari keramaian kota, tepatnya bersebelahan dengan pertemuan sungai antara sungai Opak dan sungai Oyo. Masjid Taqwa berdiri di atas tanah seluas 5000 m2 dengan luas bangunan masjid saat itu adalah 420 m2. Hingga saat ini telah dilakukan pengembangan seluas 750 m2. Bagian serambi luasnya sekitar 250 m2, dan ruang perpustakaan memiliki luas 90 m2, serta halaman masjid seluas 4000 m2.

Arsitektur masjid Taqwa Wonokromo ini masih mempertahankan keasliannya. Hal ini sama dengan Masjid Sulthoni di Plosokuning. Hanya saja ukuran masjid lebih besar dibandingkan dengan masjid di Plosokuning. Pada awalnya, bangunan utama masjid Taqwa berbentuk kerucut (lancip) dengan mustaka dari kuwali yang terbuat dari tanah liat. Sedangkan bangunan serambi membentuk limasan dengan satu pintu depan. Semua bahan bangunannya berasal dari bambu, atapnya terbuat dari welit, dan dindingnya terbuat dari gedhek.

  • Masjid Jami’ Annur Mlangi

masjid pathok negoro annur mlangiMasjid Pathok Negara ini berada di sebelah barat. Alamatnya di Desa Mlangi, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Masjid ini merupakan Masjid Pathok Negara yang terbesar dibandingkan 3 masjid sebelumnya. Hal ini dikarenakan bangunan masjid sudah direnovasi menjadi dua tingkat dengan mengorbankan arsitektur aslinya. Pada awalnya, bentuk bangunan masjid Pathok Negara sisi barat ini mirip dengan yang ada di Plosokuning.

Di sisi barat, utara dan timur laut masjid terdapat makam (kuburan). Makam-makam tersebut merupakan makam dari keluarga keraton. Di sebelah barat dimakamkan Pangeran Bei. Di sebelah utara masjid terdapat makam Pangeran Sedo Kedaton, yaitu Patih Danurejan pada masa Hamengkubuwono II. Di sebelah timur adalah makam keluarga Pangeran. Prabuningrat.

Demikianlah 7 masjid yang menjadi tempat wisata sejarah di Jogja. Semoga masjid-masjid yang menjadi bangunan cagar budaya tersebut dapat selalu dijaga kelestariannya, sehingga bisa menjadi bukti untuk keturunan-keturunan berikutnya. Jika artikel ini bermanfaat buat Anda, silahkan bagikan (share) ke teman-teman Anda.