situs warungboto yogyakarta

Situs Warungboto Yogyakarta yang Menjadi Tempat Wisata Sejarah Hits 2018

Situs Warungboto Yogyakarta yang Menjadi Tempat Wisata Sejarah Hits 2018 – Berbicara mengenai Yogyakarta, pasti tidaklah lepas dari yang namanya tempat wisata sejarah. Yogyakarta memiliki berbagai macam tempat wisata sejarah baik berupa bangunan Belanda, bangunan Candi, sampai dengan tempat pemandian. Yogyakarta dahulu memang banyak sekali menyimpan bangunan-bangunan bersejarah yang awet berdiri hingga saat ini. Karena masyarakat Yogyakarta merupakan masyarakat yang mencintai sejarah dan peninggalannya sehingga beberapa situs atau bangunan bersejarah masih terjaga hingga saat ini.

Situs Warungboto Yogyakarta yang Menjadi Tempat Wisata Sejarah Hits 2018

Situs Warungboto Yogyakarta yang Menjadi Tempat Wisata Sejarah Hits 2018

Salah satu tempat wisata yang hingga saat ini berdiri dan terjaga dengan baik adalah Situs Warungboto Yogyakarta  yang menjadi tempat wisata sejarah hits 2018. Walaupun tempat wisata sejarah ini bukanlah bangunan asli sejak jaman kerajaan dahulu alias bangunan tersebut sudah dipugar di beberapa bagian sehingga terlihat megah tanpa meninggalkan ciri khas bangunan jaman dulu. Tempat wisata sejarah ini memang tidak setua bangunan candi-candi yang hingga saat ini berdiri kokoh baik Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, dan lain-lain tetapi bangunan yang digunakan sejak jaman kerajaan Mataram tersebut tetap harus dilestarikan.

Lokasi Situs Warungboto Yogyakarta

Situs Warungboto Yogyakarta berada di kota Yogyakarta dimana untuk mengunjungi tempat wisata sejarah ini tidaklah perlu jauh-jauh mengendarai kendaraan Anda dari tengah kota Yogyakarta. Lokasi situs Warungboto Yogyakarta ini berada di jalan Veteran, kecamatan Umbulharjo, kota Yogyakarta. Situs Warungboto Yogyakarta ini memiliki nama asli yaitu Pesanggrahan Rejowinangun. Tempat wisata edukasi ini berada  tepat di sebelah barat sungai Gajahwong. Tempat wisata yang berada di pinggir jalan Veteran ini tidaklah sulit untuk Anda kunjungi. Karena akses kendaraan yang mudah akan memudahkan Anda dalam mengunjungi tempat wisata ini. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat peta lokasi Situs Warungboto Yogyakarta disini.

Rute ke Situs Warungboto Yogyakarta

Bagi Anda yang berada di titik nol kilometer, Anda  hanya perlu mengendarai kendaraan Anda ke arah timur hingga menjumpai perempatan Kusumanegara (perempatan SGM). Sesampainya disini, Anda belok kanan, jalan terus sekitar 1 kilometer Anda akan menemukan tempat wisata sejarah tersebut berada di sebelah kiri jalan.

Jika Anda berada di XT Square, Anda harus berjalan ke arah timur sampai menemukan perempatan kemudian belok kiri. Sekitar 500 meter perjalanan Anda akan menemukan Situs Warungboto Yogyakarta tersebut berada di sebelah kanan Anda. Cukup mudah dijangkau bukan?

Dahulu, tempat wisata sejarah Situs Warungboto Yogyakarta atau pesanggrahan Rejowinangun ini merupakan tempat yang digunakan untuk istirahat oleh keluarga raja. Bagunan bersejarah ini pertama kali dibangun pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono I. Pembangunan pada masa pemerintahan beliau tidak selesai, kemudian pembangunan tersebut dilanjutkan oleh penerus tahtanya yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono II. Keindahan tempat wisata sejarah ini terasa megah pada jamannya. Dahulunya tempat ini merupakan tempat pemandian atau kolam air seperti yang ada di Tamansari.

Harga Tiket Masuk Situs Warungboto Yogyakarta

Untuk mengunjungi tempat wisata sejarah Situs Warungboto Yogyakarta ini Anda tidak perlu takut kalau harus merogoh kocek terlalu dalam. Karena tempat wisata ini tidaklah mahal untuk memasukinya, melainkan Anda tidak akan ditarik harga tiket masuk Situs Warungboto Yogyakarta. Karena tempat ini GRATIS dikunjungi oleh semua orang termasuk Anda. Anda hanya akan dikenakan biaya parkir kendaraan saja. untuk kendaraan roda dua atau motor, Anda hanya harus membayar Rp 2.000 untuk parkir dan Rp 5.000 untuk kendaraan roda empat. Cukup murah bukan untuk berwisata di tempat wisata sejarah ini?

Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata ini diharapkan untuk menjaga kebersihan dan menjaga tingkah laku Anda. Karena keberlangsungan tempat wisata ini tergantung dengan tingkah laku Anda ketika Anda mengunjungi tempat wisata sejarah ini. Jika Anda ingin mengunjungi tempat wisata ini dan tidak mau ribet atau bingung, silahkan Anda hubungi tim rental wisata. Karena tim rental wisata siap melayani segala perjalanan wisata Anda baik wisata ke Situs Warungboto Yogyakarta maupun tempat wisata lain. Untuk mendapatkan harga menarik dalam perjalanan wisata Anda, silahkan hubungi tim kami disini.

parangpucuk baron techno park

Baron Techno Park Gunungkidul dengan Keeksotisannya

Baron Techno Park Gunungkidul dengan Keeksotisannya – Kabupaten Gunungkidul memang merupakan salah satu kabupaten di Yogyakarta yang memiliki deretan pantai paling cantik. Dengan keindahan pasir putihnya menjadikan pantai-pantai di Gunungkidul memiliki keindahannya tersendiri. Salah satu pantai yang memiliki keeksotisan tersendiri dan banyak dikunjungi oleh para wisatawan adalah pantai Baron Gunungkidul. Pantai ini memiliki tempat wisata baru yang bernama Baron Techno Park. Dimana di Baron Techno Park Gunungkidul ini merupakan tempat wisata edukasi yang dibangun oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Besar Teknologi Konservasi Energi (B2TKE).

Baron Techno Park Gunungkidul dengan Keeksotisannya

Baron Techno Park Gunungkidul dengan Keeksotisannya

Baron Techno Park Gunungkidul ini dibangun untuk digunakan sebagai sarana belajar oleh para siswa maupun mahasiswa ataupun masyarakat umum mengenai teknologi yang telah ada baik teknologi masa lampau maupun teknologi masa kini.  Baca juga : Tempat Wisata Jogja untuk Edukasi Anak

Lokasi Baron Techno Park Gunungkidul

Baron Techno Park Gunungkidul atau yang biasa disebut dengan BTP Gunungkidul ini berada di desa Planjan, kecamatan Saptosari, kabupaten Gunungkidul. BTP Gunungkidul ini dibangun diatas lahan seluas 9.5 hektar dan sebenarnya pembangunan tersebut belum selesai karena keinginan BPPT bahwa kawasan ini akan dibangun seluas 50 hektar. Grand design dari BTP Gunungkidul ini akan berdiri bangunan techno-camp dan resort-resort yang kerjasama dengan pihak ketiga.

Di tempat ini, Anda dapat melihat bagaimana memanfaatkan energi yang terbarukan dari sinar matahari dan angin yang dimanfaatkan sebagai penghasil listrik. Selain itu, terdapat juga proses desalinasi air laut yang dijadikan sebagai pasokan air bersih untuk warga sekitar dengan cara menjadikan air laut menjadi air tawar. Beberapa teknologi tersebut merupakan contoh sedikit dari teknologi yang dipamerkan di BTP Gunungkidul.

Baron Techno Park Gunungkidul memiliki misi untuk mendukung kebijakan energi nasional yang menargetkan pemanfaatan 23 persen EBT (Energi Baru Terbarukan) untuk kelistrikan pada tahun 2025. B2TKE dalam tahap awal untuk mencapai misi tersebut melakukan diseminasi dan pelatihan pemanfaatan teknologi kelistrikan berbasi Energi Baru Terbarukan di kawasan Baron Techno Park Gunungkidul. Sehingga kedepannya, masyarakat Gunungkidul khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya dapat memanfaatkan sumber daya yang belum terjamah seperti sinar matahari digunakan sebagai sarana penghasil listrik dan minimal dapat digunakan sebagai konsumsi pribadi.

Misi Dibangunnya Baron Techno Park Gunungkidul

Pembangunan sebuah bangunan pastilah tidak akan lepas dari manfaat yang akan dirasakan. Seperti halnya Baron bangunan ini yang memiliki keinginan atau misi dibagunnya Baron Techno Park Gunungkidul. Diantara misi tersebut adalah :

  • Sebagai tempat wisata edukasi
  • Sebagai pemicu pengembangan wilayah
  • Sebagai institut EBT (Energi Baru Terbarukan)

Fasilitas Baron Techno Park Gunungkidul

Saat ini bangunan yang telah dibangun dan bisa dikunjungi untuk umum diantaranya adalah :

  • PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)
  • PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu)
  • RO (Reverse Osmosis)
  • Techno-camp
  • Bio Fuel
  • Amphitheatre
  • Gedung Multimedia
  • Musholla
  • Toilet

Harga Tiket Masuk Baron Techno Park Gunungkidul

Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata edukasi ini tidak perlu ragu untuk merogoh kocek yang banyak. Karena tempat wisata ini tidak memasang harga tiket masuk Baron Techno Park Gunungkidul alias GRATIS. Anda dapat memanfaatkan tempat wisata edukasi ini dengan sepuasnya. Hanya saja Anda tetap perlu untuk menjaga kebersihan dan keberlangsungan tempat wisata ini supaya dapat dimanfaatkan oleh orang lain di lain waktu. Anda hanya akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 5.000 untuk kendaraan roda empat. Baca juga : Wisata Belajar di Jogja

Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata edukasi Baron Techno Park Gunungkidul, Anda dapat mengikuti petunjuk GPS dari peta disini. Jika Anda tidak ingin ribet dan ingin mengunjungi beberapa tempat wisata lainnya, tim rental wisata dengan senang hati membantu segala perjalanan wisata Anda selama di Yogyakarta. Perjalanan wisata Anda akan terasa mudah dan nyaman dengan bantuan kami. Untuk lebih jelasnya dan informasi harga, silahkan hubungi kami disini.

omah petruk

Rumah Budaya Mbah Petruk yang Keren dan Identik

Rumah Budaya Mbah Petruk yang Keren dan Identik – Rumah budaya Mbah Petruk beralamat di desar Karang Klethak, Wonorejo Hargobinangun, Pakem, Sleman. Rumah budaya yang identik dengan kesejukan ini akan menjadikan Anda betah berlama-lama disini. Rumah budaya ini menawarkan berbagai macam patung yang menceritakan mengenai tradisi, adat, dan budaya yang ada di dalam negeri maupun luar negeri. Tempat ini sangat cocok dikunjungi oleh para wisatawan yang masih berada di bangku sekolah. Walaupun demikian, bagi Anda yang sudah “lewat” masanya, tetap saja diperbolehkan untuk mengunjungi tempat ini. Karena sejatinya tempat ini hanya untuk mengenalkan segala macam adat, tradisi, dan budaya melalui patung yang telah dibuat dan dipajang.

Rumah budaya Mbah Petruk ini berada di tepi Kali Boyong. Rumah budaya Mbah Petruk yang memiliki nama lain yaitu Omah Petruk dibangun oleh RM. Sindhunata. Patung-patung yang terdapat di rumah budaya tersebut merupakan karya dari para seniman yang memang dipamerkan di tempat tersebut. Patung-patung tersebut diantaranya adalah patung Ganesha, patung banteng yang terbuat dari lempengan besi, patung anak kecil, dan masih banyak patung lainnya. Kesemua patung tersebut menggambarkan segala macam adat, tradisi, bahkan budaya yang telah lama berkembang dan mungkin saat ini mulai hilang.

Rumah budaya Mbah Petruk ini termasuk luas, dimana dalam kawasan rumah budaya ini terdapat beberapa galeri, penginapan, dan joglo yang sangat cocok digunakan sebagai tempat untuk outbound, gathering, dan masih banyak kegiatan lainnya. Bagi Anda yang ingin merasakan kenyamanan dan kesejukan udara yang ada di kaki gunung Merapi, tempat ini sangat cocok bagi Anda untuk tinggal sementara sembari dengan berwisata sekitar kecamatan Pakem. Baca Juga : Wisata Belajar di Jogja yang Cocok untuk Study Tour

Rumah Budaya Mbah Petruk yang Keren dan Identik

Rumah Budaya Mbah Petruk yang Keren dan Identik

Patung-patung yang dibuat yang merupakan cipta kreasi seni tersebut di letakkan di beberapa tempat yang berada di seluruh penjuru kawasan di dalam rumah budaya tersebut. Anda dapat melihat segala macam patung tersebut sambil berjalan-jalan merasakan kesejukan dan panorama alam yang khas dari rumah budaya tersebut.

Setelah lelah memutari rumah budaya tersebut, Anda dapat berhenti sejenak di joglo sambil menikmati pementasan seni yang biasa dilakukan oleh para seniman. Pementasan tersebut pun tidak selamanya ada. Hal ini dipengaruhi oleh pengunjung yang mengunjungi rumah budaya. Biasanya jika pengunjungnya banyak, pasti Anda dapat melihat segala pertunjukan yang telah dipersiapkan oleh rumah budaya. Baca juga : Tempat Wisata Terpopuler di Jogja yang Wajib Anda Tahu

Jam Operasional Rumah Budaya Mbah Petruk Sleman

Rumah budaya ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang membawa rombongan pun bisa Anda arahkan berwisata di tempat ini. Karena tempat ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki anak atau keponakan yang masih kecil. Hal ini bertujuan untuk mengasah ilmu mengenai adat, tradisi, dan budaya. Rumah budaya Mbah Petruk dibuka untuk umum setiap hari. Jam operasional rumah budaya Mbah Petruk Sleman ini dibuka mulai jam 8.00 hingga jam 16.00.

Tiket Masuk Rumah Budaya Mbah Petruk Sleman

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke tempat tersebut, tidak perlu galau lagi untuk memikirkan tiket masuk rumah budaya Mbah Petruk. Karena di tempat wisata ini, Anda tidak perlu untuk mengeluarkan uang walau hanya sepeser. Hal ini dikarenakan pihak pengelola  telah meng-GRATIS-kan harga tiket masuk rumah budaya.

monumen jogja kembali

Monumen Jogja Kembali yang Mengingatkan Perjuangan Pahlawan Mulia

Monumen Jogja Kembali yang Mengingatkan Perjuangan Pahlawan Mulia – Apakah Anda ingin mengetahui perjuangan warga Yogyakarta yang sedang dijajah oleh para penjajah Belanda pada waktu itu? untuk mendapatkan informasi yang lengkap mengenai pertanyaan Anda, berarti Anda sangat cocok untuk berkunjung ke Monumen Jogja Kembali yang biasa disingkat atau dipanggil dengan sebutan Monjali. Monumen Jogja Kembali dibangun untuk dijadikan sebagai salah satu penghormatan kepada para pahlawan yang berhasil merebut kembali kemerdekaan Republik Indonesia yang kita cintai dari tangan penjajah Belanda. Sehingga hingga saat ini Monumen Jogja Kembali disebut sebagai tempat wisata untuk mengingat perjuangan pahlawan mulia Indonesia.

Pada tanggal 1 Maret 1949, pasukan TNI yang pada waktu itu dipimpin oleh Letkol Soeharto sesuai dengan persetujuan dari Raja Yogyakarta bernama Sri Sultan Hamengkubuwono IX untuk melakukan serangan dadakan ke markas Belanda yang berada di pusat kota Yogyakarta. Dalam hitungan jam yaitu tepatnya selama 6 jam yang bermula pada jam 12.00 hingga jam 18.00, pasukan TNI berhasil untuk memukul mundur pasukan Belanda dari tanah Yogyakarta. Berita gembira tersebut diberitakan ke seluruh Indonesia dan dunia hingga dewan PBB pada waktu itu mendengarnya. Hal ini merupakan keberhasilan warga Indonesia yang berhasil mempertahankan kemerdekaan yang telah di proklamirkan oleh Bung Karno dan Bung Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945. Kemenangan tersebut menjadikan dewan PBB untuk memaksa melakukan perundingan 3 negara. Pada tanggal 27 Desember 1949 akhirnya Belanda menyerahkan sepenuhnya kedaulatan kepada Indonesia.

Sekilas Tentang Monumen Jogja Kembali

Pada awal Anda mengenal Monumen Jogja Kembali ini pastilah akan terlihat seperti bangunan piramid. Piramid yang pernah Anda lihat di televisi pastilah piramid yang ada di Mesir dan pasti berwarna kuning. Walaupun bangunan Monjali tersebut mirip dengan piramid, tetapi bangunan ini berbentuk kerucut yang didalamnya terdapat 4 lantai secara keseluruhan. Didalam bangunan tersebut terdapat benda-benda bersejarah, diantaranya adalah mesin ketik, telepon, buku-buku, senjata, pakaian dinas, replika, dan masih banyak lagi.

Monumen Jogja Kembali diresmikan oleh presiden Indonesia ke-2 bernama Bapak Soeharto pada tanggal 6 Juli 1989. Dalam proses pembangunan bangunan tersebut menghabiskan waktu sekitar 4 tahunan. Pada awal pembangunan, dilakukanlah upacara adat peletakan batu pertama. Peletakan batu pertama tersebut dibarengi dengan peletakan kepala kerbau yang dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwoni IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII.

monumen jogja kembali

monumen jogja kembali

Luas lahan yang dijadikan monumen sekitar 5 hektar. Didalam monumen tersebut terdapat tulisan dinding yang mengukir 422 nama para pahlawan yang telah gugur di medan perang selama kurun waktu 19 Desember 1948 hingga 29 Juni 1949. Selain tulisan yang terukir di dinding, terdapat beberapa koleksi yang dimiliki seperti Cuneng (pemberian dari TNI Angkatan Udara).

Jam Operasional Monumen Jogja Kembali

Untuk dapat mengunjungi tempat ini, sebelumnya Anda harus mengetahui jam operasional tempat tersebut. Jangan sampai Anda sampai sana ternyata sudah tutup. Ya solusinya tinggal Anda kunjungi Taman Pelangi Jogja yang masih berada dalam satu kawasan Monumen Jogja Kembali. Untuk hari operasional kunjungan berlangsung dari hari Selasa hingga Minggu. Dimana waktunya mulai jam 8.00 hingga jam 16.30, jadi jangan salah lihat hari maupun jam.

Harga Tiket Masuk Monumen Jogja Kembali

Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata Monumen Jogja Kembali, Anda harus menyiapkan uang untuk membayar harga tiket masuk Monumen Jogja Kembali sebesar Rp 10.000 per orang. Sedangkan jika Anda membawa rombongan diatas 30 orang, Anda akan mendapatkan diskon sebesar 10%. Selain itu, untuk rombongan panti asuhan maupun TK akan mendapatkan diskon sebesar 50%.

Untuk mencapai tempat wisata Monumen Jogja Kembali, Anda dapat menggunakan fasilitas umum (bus) atau dengan menggunakan kendaraan sendiri. Monumen Jogja Kembali sangat mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan raya yang banyak lalu lalang kendaraan. Untuk lebih jelasnya mengenai lokasi Monumen Jogja Kembali, Anda dapat klik disini.

taman pintar

Tempat Wisata Taman Pintar Yogyakarta, Sarana Bermain Anak Masa Kini

Tempat Wisata Taman Pintar Yogyakarta, Sarana Bermain Anak Masa Kini – Taman Pintar Yogyakarta adalah salah satu tempat wisata dan bermain sekaligus belajar untuk anak-anak yang disediakan oleh pemerintah kota Yogyakarta. Tempat wisata Taman Pintar ini bertujuan untuk menyediakan sarana pembelajaran sains bagi siswa untuk mendukung kurikulum pendidikan serta memotivasi anak dan generasi muda untuk mencintai dan ingin mempelajari sains. Taman pintara berada di sebelah timur titik nol kilometer yang berbatasan langsung dengan benteng Vredeburg. Tempat wisata Taman Pintar Yogyakarta ini menyediakan bermacam-macam wahana permainan yang mendidik, meningkatkan kreatifitas anak, meningkatkan kompetensi anak dengan cara bermain yang menyenangkan. Tempat wisata ini dapat dinikmati baik anak-anak maupun orang dewasa untuk belajar menambah ilmu pengetahuan. Ada yang mengatakan pula bahwa Taman Pintar merupakan laboratorium pelajaran yang dikemas dalam bentuk rekreasi.

Tempat Wisata Taman Pintar Yogyakarta, Sarana Bermain Anak Masa Kini

Tempat Wisata Taman Pintar Yogyakarta, Sarana Bermain Anak Masa Kini

Bangunan Taman Pintar Yogyakarta dahulu adalah pusat perbelanjaan (shopping center) yang terbilang masih tradisional dan kemudian dilakukan relokasi pada tahun 2004 dengan beberapa tahap pembangunan. Setelah semua tahap pembangunan telah selesai, peresmian (Grand Opening) digelar pada 16 Desember 2008 oleh presiden RI pada waktu itu, Soesilo Bambang Yudhoyono. Target utama dari pembangunan tempat wisata Taman Pintar ini adalah untuk membantu program pembelajaran regular yang ada di sekolah sejak dini dengan cara mengasah kreativitas anak didik sejak dini dengan harapan semakin banyak inovator teknologi yang muncul dari Indonesia untuk mengembangkan teknologi pembelajaran. Karena lokasi yang cukup stategis yaitu berada di pusat kota Yogyakarta menjadikan bangunan taman pintar ini memiliki daya tarik tersendiri. Selain tidak perlu repot-repot naik turun kendaraan untuk berpindah dari satu lokasi wisata ke lokasi wisata lainnya, para wisatawan pun dapat dengan mudah menjangkau seluruh tempat wisata yang ada di kawasan Malioboro dengan berjalan kaki. Selain itu, terdapat berbagai toko buku yang menawarkan berbagai macam jenis buku. Toko buku tersebut berada dibelakang bangunan taman pintar ini. Baca juga : Tempat Wisata Jogja Dekat Malioboro

Lokasi Taman Pintar Yogyakarta

Tempat Wisata Taman Pintar Yogyakarta terletak di depan parkiran bus atau berada kurang lebih 200 meter di sebelah timur titik nol kilometer yang menjadi barometer kota Yogyakarta. Alamat lengkap Taman Pintar Yogyakarta adalah Jalan Panembahan Senopati No. 1-3 Yogyakarta. Bagi Anda yang membawa rombongan dengan bus, tidak perlu ribet-ribet lagi karena Anda dan rombongan hanya perlu berjalan kaki menyeberang jalan utama Jalan Panembahan Senopati. Untuk memudahkan Anda dalam mencari lokasi tempat wisata Taman Pintar, silahkan klik map disini.

Harga Tiket Masuk Taman Pintar Jogja

  • Harga tiket masuk ke kawasan Taman Pintar Yogyakarta (non rombongan) untuk anak-anak adalah Rp 10.000dan untuk dewasa Rp 18.000. Harga tersebut belum termasuk harga tiket untuk menikmati wahana permainan yang terdapat di dalamnya.
  • Taman Pintar dibuka dari hari Selasa hingga Minggu. Khusus hari senin, tempat wisata Taman Pintar Yogyakarta diliburkan kecuali jika bertepatan dengan libur nasional. Jam buka tempat wisata Taman Pintar Yogyakarta ini mulai jam 09.00 dan tutup pada jam 16.00.

Berikut daftar harga tiket untuk wahana tertentu:

  1. Wahana Teather 3D

    • Umum : Rp 20.000
    • Pelajar : Rp 15.000
    • Rombongan : Rp 15.000 (minimal 20 orang).
  2. Program Kreativitas

    • Kreasi Batik : Rp 5.000 (Dewasa dan anak-anak)
    • Kreasi Gerabah : Rp5.000 (Dewasa dan anak-anak)
    • Melukis Kaos : Rp 30.000 (Anak-anak) dan Rp 40.000 (Dewasa)
    • Melukis Gerabah : Rp 10.000 (Dewasa dan anak-anak)
    • Hand on Science : Rp 5.000 (Dewasa dan anak-anak)
    • Latihan menjadi Presenter TV : Rp 10.000 (Dewasa dan anak-anak)
  3. Gedung Paud

    Wahana ini dikhususkan hanya untuk anak-anak dengan usia 2 hingga 7 tahun dan akan dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp 3.000 per anak.

  4. Planetarium

    Harga tiket masuk untuk Wahana Planetarium yang dibuka untuk semua umur dengan harga Rp 15.000 per orang.

  5. Wahana Bahari

    Harga tiket untuk masuk mengunjungi wahana Bahari adalah sebesar Rp 15.000 per orang.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke tempat wisata Taman Pintar Yogyakarta atau tempat wisata lainnya, Anda tidak perlu ribet-ribet dan susah payah lagi. Anda cukup hubungi tim rental wisata untuk membantu segala perjalanan wisata Anda selama di Yogyakarta dari awal datang hingga Anda kembali ke tempat asal. Untuk lebih lengkap dan dapatkan harga menarik, silahkan hubungi tim kami disini.

museum anak kolong tangga

Museum Anak Kolong Tangga, Museum Anak Pertama di Indonesia

Museum Anak Kolong Tangga, Museum Anak Pertama di Indonesia – Anak-anak dan mainan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Hal ini dikarenakan dunia anak tidak akan lepas dengan yang namanya permainan, sehingga bisa juga dikatakan bahwa anak-anak masih berada dalam dunia bermain. Seiring perkembangan jaman dan perkembangan teknologi, bermacam-macam mainan tradisional sedikit demi sedikit hilang ditelan bumi dan dilupakan oleh anak-anak generasi sekarang. Bermula dari keprihatinan akan hal tersebut, maka seseorang berkewarganegaraan Belgia bernama Rudi Corens yang telah lama tinggal di Indonesia mencetuskan untuk mendirikan sebuah museum khusus anak-anak.

museum anak kolong tangga

museum anak kolong tangga

Beliau mengambil tempat di bawah kolong tangga di gedung pameran dan concert hall TBY (Taman Budaya Yogyakarta), museum khusus anak-anak ini pun diberi nama Museum Anak Kolong Tangga. Museum ini mempunyai koleksi lebih dari 10.000 buah yang terdiri dari mainan, poster, buku cerita, gambar, dan masih banyak macamnya. Koleksi yang terdapat dalam museum anak kolong tanga tersebut tidak hanya berasal dari Indonesia saja, melainkan juga berasal dari negara lain.

Uniknya, mainan yang terdapat di dalam museum anak kolong tangga ini bukanlah mainan anak-anak hasil buatan pabrik melainkan mainan tradisional hasil kreasi tangan yang mengandung unsur-unsur budaya, tradisi, bahkan mitos di jamannya. Beberapa jenis mainan yang dapat Anda temukan di museum ini diantaranya adalah kuda-kudaan dari kayu, miniatur rumah-rumahan, mainan motor kayu, gasing dari berbagai negara, laying-layang, dan masih banyak lagi. Yang jelas di tempat ini Anda dapat belajar mengenai banyak hal yang berhubungan dengan mainan anak dari berbagai negara.

Bagi Anda yang datang bersama rombongan (minimal 15 orang), Anda dapat meminta kepada pihak pengelola untuk dapat diadakan workshop permainan tradisional. Selain workshop untuk Anda dan rombongan, museum ini juga selalu mengadakan workshop dan bermacam-macam kegiatan untuk anak-anak di weekend. Kegiatan tersebut berupa story telling, belajar membuat kerajinan tangan, menari, dan masih banyak lagi. Selain dapat mengikuti workshop dan menyaksikan berbagai jenis koleksi mainan yang menarik, Anda juga dapat membeli mainan tradisional yang dijual di tempat ini dengan harga yang pastinya terjangkau.

Lokasi Museum Anak Kolong Tangga

Museum Anak Kolong Tangga yang terletak di kompleks TBY (Taman Budaya Yogyakarta) berada di Jalan Sriwedari No 2 Yogyakarta. Dimana museum ini berada tidak jauh dari Kawasan Titik Nol Yogyakarta ataupun Taman Pintar. Museum ini dibuka untuk umum pada hari Selasa hingga Jumat pada jam 09.00 hingga 13.00 WIB dan pada hari Sabtu dan Minggu buka pada jam 09.00 hingga 16.00 WIB. Bagi Anda yang membawa anak yang berusia di bawah 15 tahun tidak perlu untuk membayar tiket masuk.

Cukup mudah bukan masuk untuk mengunjungi museum anak kolong tangga? Yuk ajak anak atau keponakan Anda untuk mengunjungi museum anak kolong tangga yang merupakan museum anak pertama di Jogja bahkan di Indonesia. Mari ajak anak atau keponakan Anda untuk mengetahui betapa indahnya permainan jaman dulu dibandingkan bermain dengan gadget.

candi ijo

Keindahan Candi Ijo Nan Elok dan Menarik untuk Dikunjungi

Keindahan Candi Ijo Nan Elok dan Menarik untuk Dikunjungi – Jika Kabupaten Gunung Kidul menyimpan sangat banyak keindahan pantai yang berpasir putih yang selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan, maka Kabupaten Sleman adalah rumah bagi candi-candi megah peninggalan sejarah yang hingga saat ini masih berdiri kokoh. Candi-candi peninggalan sejarah tersebut ada yang beraliran Hindu maupun Budha. Kesemua candi tersebut menyebar mulai dari kaki gunung Merapi di utara hingga di perbukitan Batur Agung di sisi selatan. Setiap candi yang berdiri memiliki ke-khas-an tersendiri. Dari candi-candi yang ada, terdapat candi yang menarik untuk di kunjungi yang berada di dekat tebing Breksi. Candi tersebut adalah Candi Ijo.

Lokasi Candi Ijo berada pada ketinggian 410 meter diatas permukaan laut. Dari lokasi candi tersebut, tidak heran bahwa Candi Ijo merupakan candi dengan lokasi tertinggi yang ada di Jogja. Kompleks Candi Ijo adalah kompleks percandian yang berada di puncak Bukit Hijau. Situs candi ini berupa lahan yang berteras-teras dengan tebing yang berada di sekelilingnya. Tanah yang mendasari Candi Ijo adalah tanah cadas sehingga candi tersebut berada di lahan yang labil. Sehingga pada saat musim hujan, tanah tersebut menjadi becek dan pastinya akan membuat Anda malas untuk melewatinya. Lain halnya ketika musim kemarau, tanah tersebut menjadi sangat kering dan terdapat retakan-retakan. Bagi Anda yang tinggal di daerah yang masih terdapat lahan persawahan pasti mengetahui tanah yang retak-retak.

Kompleks Candi Ijo terdiri dari 17 struktur bangunan pada 11 teras yang berundak. Di teras puncak terdapat candi induk dan tiga candi perwara atau candi pendamping. Halaman candi saat ini ditumbuhi rerumputan yang hijau segar sehingga sangat cocok bagi Anda yang membawa keluarga untuk dijadikan tempat piknik. Berada di tempat ini akan membawa Anda dalam kedamaian dan ketenangan. Karena tempat ini jauh dari perkotaan dan suasana bising kendaraan. Selain itu, dari tempat ini Anda juga dapat melihat pesawat yang mendarat dan terbang di Bandara Adisucipto dari kejauhan serta pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu.

Berdasarkan temuan Badan Pelestarian Cagar Budaya Jogja, bahwa arca-arca yang terdapat di Candi Ijo menguatkan bahwa candi tersebut merupakan candi Hindu yang dibangun antara tahun 850 hingga 900 masehi. Dari fakta yang terungkap tersebut menjadikan Candi Ijo memiliki hubungan dengan raja-raja yang berkuasa pada masa tersebut. Diantara raja-raja yang berkuasa pada waktu itu adalah Rakai Pikatan dan Rakai Kayuwangi. Candi tersebut dipercaya pada jaman dahulu digunakan sebagai bangunan untuk pemujaan. Sampai saat ini pun proses penelitian terhadap bangunan cagar budaya ini masih terus berlanjut karena masih banyak yang belum terungkap dari komplek Candi Ijo.

Jika Anda berniat untuk berkunjung ke Candi Ijo, waktu yang tepat untuk Anda datang adalah pada saat pagi atau sore hari, dan pastinya kedua waktu tersebut menawarkan pemandangan yang berbeda. Jika Anda datang di pagi hari, Anda dapat menikmati suasana candi yang terkesan mistis dan dingin karena embun pagi masih menyelimuti kawasan Candi Ijo. Akan tetapi, paparan sinar matahari pagi di atas bebatuan candi akan menampilkan warna bebatuan yang indah. Jika Anda beruntung, Anda dapat menemukan lautan kabut yang menyelimuti kaki bukit tersebut sehingga Anda serasa berada di atas awan.

Anda pun dapat menjumpai pemandangan yang berbeda jika datang di waktu sore hari. Pada waktu itu, rumput hijau di halaman candi terasa hangat dan nyaman diduduki karena efek dari sinar matahari sepanjang siang yang menyinari rerumputan sekitar Candi Ijo. Anda pun dapat melihat pesona matahari terbenam di sebelah barat. Dan jangan lupa, pastikan Anda harus berhati-hati ketika pulang, sebab jalanan yang akan Anda lalui untuk kembali berupa turunan tajam dengan sedikit penerangan.

Taman Pule XT Square

Tempat Wisata Unik di daerah Umbulharjo Yogyakarta yang Harus Anda Datangi

Tempat Wisata Unik di daerah Umbulharjo Yogyakarta yang Harus Anda Datangi – Umbulharjo merupakan salah satu kecamatan yang ada di wilayah kota Yogyakarta. Daerah ini memiliki beberapa tempat wisata yang cukup unik. Tempat wisata unik di daerah Umbulharjo Jogja tepatnya berdiri di bekas terminal Umbulharjo yang saat ini terminal Yogyakarta berpindah dari Umbulharjo ke daerah Giwangan. Lama terbengkalai, bekas terminal Umbulharjo “disulap” menjadi tempat wisata unik dan wisata belanja. Ya, tempat itu bernama XT Square. Bagi para wisatawan yang sering mengunjungi kota Yogyakarta pastilah tidak asing dengan nama XT Square. Di dalamnya terdapat beberapa wahana unik yang wajib  Anda kunjungi. Karena keunikannya tersebut, sampai saat ini tempat tersebut selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Berikut ini telah tim rental wisata kumpulkan berita mengenai beberapa tempat wisata unik di daerah Umbulharjo Jogja khususnya di tempat wisata XT Square. Bagi Anda yang belum pernah kesini, silahkan lanjutkan menggali informasi mengenai tempat wisata unik yang ada di tempat tersebut.

Tempat Wisata Unik di daerah Umbulharjo Yogyakarta yang Harus Anda Datangi

  • De Mata XT Square Yogyakarta

d'mata jogja

d’mata jogja

Selama ini, setiap Anda mendengar kata museum pastilah tempat tersebut terkesan usang dan membosankan. Apalagi yang ditampilkan adalah segala peninggalan jaman dahulu. Hal tersebut terkadang membuat sebagian orang merasa bosan dan miris melihat kondisi seperti itu. Jika Anda pernah mengunjungi museum yang ada di luar negeri, museum-museum tersebut dikemas dengan menyenangkan di buat sebagai salah satu tujuan wisata utama yang dikunjungi oleh para wisatawan.

Di Yogyakarta terdapat museum yang sudah mengadopsi konsep museum di luar negeri. Ya walaupun memang yang terdapat didalamnya bukanlah peninggalan sejarah maupun segala informasi tentang masa lalu, tetapi museum ini dikemas supaya tetap menjadi tempat wisata unik di daerah Umbulharjo Yogyakarta dan pastinya tidak membosankan. Nama museum itu adalah De Mata Trick Eye Museum. Museum tersebut berada dalam kawasan XTSquare dimana para wisatawan dapat melihat sekitar 120 gambar dan lukisan yang dapat menipu mata Anda dan pengunjung lainnya. Karena konsep yang diusung adalah 3 dimensi, maka gambar yang terlihat seakan-akan keluar dari bingkai yang telah disediakan.

Salah satu koleksi yang terdapat di De Mata XT Square adalahjembatan kayu lapuk yang berada di antara jurang dengan panjang sekitar 5 meter. Koleksi yang satu ini banyak sekali yang berminat untuk berfoto di tempat ini. Karena keunikan dan dengan dimensi yang cukup panjang, menjadikan koleksi ini bisa digunakan untuk berfoto bersama dengan wisatawan lain tanpa mengganggu.

Museum De Mata Trick Eye berada di wilayah tempat wisata XT Square Jl veteran, Pandeyan, Yogyakarta (bekas terminal lama Umbulharjo). Museum ini di buka setiap hari mulai jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Cukup lama bukan waktu untuk berkunjung ke tempat wisata unik tersebut? Tarif masuk Museum De Mata Rp 50.000 per orang. Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata unik museum de Mata ini baik rombongan kecil maupun rombongan besar, silahkan hubungi 0812-2773-3636

  • De Arca XT Square Yogyakarta

d'arca jogja

d’arca jogja

Bertemu dan berfoto dengan tokoh yang menjadi idola Anda merupakan mimpi bagi setiap orang. Akan tetapi, mimpi tersebut biasanya susah sekali untuk diwujudkan, apalagi jika tokoh idolanya telah lama meninggal. Anda tidak perlu berkecil hati, karena saat ini bisa jadi mimpi Anda dapat Anda wujudkan di De Arca XT Square. Museum De Arca ini berada dalam satu kawasan dengan De Mata. De Arca menampilkan patung-patung orang penting dan idola setiap orang. Walaupun tidak semua orang atau idola dapat dipajang di tempat ini, tetapi tempat ini telah dapat mewakilkan mimpi-mimpi para masyarakat untuk dapat  berfoto dengan tokoh idolanya.

Konsep museum ini melirik ke Museum Patung Lilin Madam Tussaud yang berada di Hongkong. Museum De Arca ini merupakan pionir dalam hal museum patung karena De Arca telah mendapat predikat museum pertama dan terbesar untuk patung liln. Patung tokoh yang ada di dalam De Arca di buat sedemikian rupa hingga mirip baik secara tampilan, kostum, sampai dengan gesture khas tokoh tersebut.

Di dalam museum De Arca ini terbagi menjadi tiga bagian, yakni bagian tokoh nasional, bagian presiden dunia, dan bagian tokoh dunia. Di bagian tokoh nasional, Anda dapat menjumpai patung Mbah Maridjan, Dahlan Iskan, R.A. Kartini, Cut Nyak Dien, Pangeran Diponegoro, dan lain sebagainya. Memasuki bagian selanjutnya adalah deretan pemimpin negara yang telah dipersiapkan dalam beraneka macam gaya. Soekarno, Susilo Bambang Yudhoyono, Ratu Elizabeth II, hingga Barack Obama berdiri dengan gagahnya.

Sedangkan di bagian tokoh dunia, Anda dapat menjumpai Michael Jackson, Jackie Chan, Brad Pitt, Christiano Ronaldo, Hitler, hingga Dalai Lama. Bahkan di bagian terakhir ini, Anda juga dapat berfoto dengan replika bajak laut Jack Sparrow dan Captain America. Menarik khan?

Museum De Arca berada di wilayah tempat wisata XT Square Jl veteran, Pandeyan, Yogyakarta (bekas terminal lama Umbulharjo). Museum ini di buka setiap hari mulai jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Cukup lama bukan waktu untuk berkunjung ke tempat wisata unik tersebut? Tarif masuk Museum De Arca Rp 50.000 per orang. Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata unik museum de Arca ini baik rombongan kecil maupun rombongan besar, silahkan hubungi 0812-2773-3636

  • De Walik XT Square Yogyakarta

de walik jogja

de walik jogja

De Walik merupakan salah satu wahana wisata unik setelah De Arca dan De Mata yang ada di XT Square Yogyakarta. Di De Walik terdapat sekitar 30 ruangan dengan bermacam-macam konsep yang berbeda dan pastinya memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Di tempat ini, Anda akan diajak untuk  berinteraksi di dalam ruangan dengankonsep terbalik. Semua property yang ada didalamnya telah ditata sedemikian rupa dalam keadaan terbalik. Sehingga seolah-olah pengunjung berada di dunia terbalik.

Terdapat beberapa tema ruangan yang telah dibuat di dalam De Walik XT Square, diantaranya adalah bengkel, olahraga, angkringan, studio musik, dan masih banyak lagi. Di setiap ruangannya pengunjung bebas menggunakan untuk berfoto. Akan tetapi, jika dalam keadaan yang ramai, diharapkan untukdapat berfoto secukupnya saja. Karena De Walik tidak dapat menampung wisatawan terlalu banyak.

Museum De Walik berada di wilayah tempat wisata XT Square Jl veteran, Pandeyan, Yogyakarta (bekas terminal lama Umbulharjo). Museum ini di buka setiap hari mulai jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Cukup lama bukan waktu untuk berkunjung ke tempat wisata unik tersebut? Tarif masuk Museum De Walik Rp 50.000 per orang. Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata unik museum de Walik ini baik rombongan kecil maupun rombongan besar, silahkan hubungi 0812-2773-3636

  • Taman Pule XT Square Yogyakarta

Taman Pule XT Square Yogyakarta

Taman Pule XT Square Yogyakarta

Taman Pule XT Square merupakan tempat wisata baru yang ada di wilayah XT Square. Wahana ini telah dibuka untuk umum pada bulan Maret 2018. Tempat ini memiliki konsep yang tidak jauh dari pada pendahulunya, yaitu sebagai obyek berfoto. Saat ini banyak wisatawan yang suka dengan berfoto-foto dan tempat ini sangat cocok bagi Anda yang suka berfoto-foto dan berada di tengah kota Yogyakarta. Di taman Pule terdapat tujuh tempat spot foto yang menarik untuk digukan sebagai obyek foto. Masing-masing spot tersebut dibuat dari bahan alam, yaitu akar pepohonan yang telah dikeringkan kemudian dirangkai menjadi bangunan bagus yang dapat dijadikan obyek foto.

Taman Pule berada di wilayah tempat wisata XT Square Jl veteran, Pandeyan, Yogyakarta (bekas terminal lama Umbulharjo). Taman ini di buka setiap hari mulai jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Cukup lama bukan waktu untuk berkunjung ke tempat wisata unik tersebut? Tarif masuk Taman Pule sebesar Rp 10.000 per orang. Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata unik Taman Pule ini baik rombongan kecil maupun rombongan besar, silahkan hubungi 0812-2773-3636

Selfie Park Taman Pule XT Square Jogja

Selfie Park Taman Pule XT Square Jogja

Seolah wisata foto tak pernah berhenti hadir di Kota Jogja ini. Apalagi para pemburu foto unik semakin bermunculan. Wahana spot selfie dan wisata foto hingga sekarang masih menjadi hiburan yang paling banyak diburu dari berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga orang tua.

Di taman ini terdapat tujuh tempat spot foto yang memanjakan pengunjung. Masing-masing spot foto dibuat dari akar pepohonan. Di pintu masuk kita akan disambut dengan replika bunga matahari raksasa adapula spot jembatan kayu, spot segitiga, spot lingkaran, sumur kayu. Spot bunga matahari dan spot segitiga menjadi favorit pengunjung.

Apa menariknya Selfie Park Taman Pule XT Square?

  • Selfie Park Taman Pule, Tempat swafoto yang terletak di tengah kota Yogyakarta. Tempat ini dijadikan alternatif bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke Jogja dengan waktu terbatas dan tidak sempat ke Bantul untuk berfoto-foto.
  • Penamaan taman pule sendiri, diambil dari nama Pohon Pule yang terletak di lingkungan XT Square dan sudah ada sejak dulu.
  • Lahan seluas 1088m2 yang terletak di lingkungan XT Square disulap menjadi taman selfi yang apik dan mengundang perhatian pengunjung.
  • Disarankan kesana sewaktu senja, karena kualitas foto akan lebih bagus dengan pencahayaan lampu-lampu.

Berapa biayanya?

  • Tiket masuk : Rp 10.000/orang
  • Anak-anak : Gratis
  • Parkir motor : Rp 2000

Pukul berapa bukanya?

  • Buka setiap hari : 10.00 – 22.00 WIB

Apa saja fasilitas yang ada di sana?

  • Terdapat 7 spot foto yang menarik (Gate, bunga matahari, spot segitiga, spot lingkaran, sumur kayu, jembatan)
  • Taman untuk beristirahat
  • Wahana kuliner outdoor
  • ATM center
  • Toilet
  • Pasar kerajinan
  • Terdapat wahana wisata yang lainnya : D’mata, D’arca dan D’walik
  • Parkir motor
  • Parkir mobil

Baca juga : Harga Tiket deMata, deArca, deWalik tahun 2018

Ingin diantar menuju kesana?

  • Rental Wisata siap mengantar anda ke tempat2 wisata di Yogyakarta
  • Telepon / SMS / WA :  0812-2773-3636
taman pelangi di malam hari

Tempat Wisata Taman Pelangi Jogja Bak Pelangi di Langit

Tempat Wisata Taman Pelangi Jogja Bak Pelangi di Langit – Jogja merupakan salah satu tujuan wisata oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Di musim libur panjang banyak wisatawan yang berkunjung ke Jogja untuk berlibur di berbagai tempat wisata yang ada di Jogja. Jogja yang penuh kreatifitas menjadikan banyak tempat wisata baru dengan keunikan dan kreatifitas masing-masing. Sehingga persaingan sehat antar tempat wisata selalu sehat dan mengedepankan kreatifitas dan inovasi. Salah satu tempat wisata yang memiliki kreatifitas tinggi adalah tempat wisata Taman Pelangi Jogja. Dimana di tempat tersebut sangat cocok di kunjungi ketika malam hari dengan beraneka macam hiasan di dalamnya dengan penerangan lampu berwarna warni.

Tempat Wisata Taman Pelangi Jogja Bak Pelangi di Langit

Tempat Wisata Taman Pelangi Jogja Bak Pelangi di Langit

Taman Pelangi merupakan tempat wisata buatan yang bisa dijadikan alternatif wisata malam di Jogja. Bagi Anda yang berkunjung ke Jogja dan di malam hari merasa kebingungan mau jalan-jalan kemana, silahkan kunjungi tempat wisata Taman Pelangi Jogja ini. Tempat wisata ini sangat cocok di kunjungi oleh Anda yang sudah berkeluarga maupun dengan teman-teman. Suasana romantis dengan lampu warna-warni yang terdapat di lampion-lampion yang terpasang menjadikan suasana yang syahdu di malam hari. Tempat ini sangat bagus di kunjungi ketika malam hari dan dalam kondisi terang alias tidak hujan.

Taman Pelangi ini berada di kawasan museum Monumen Jogja Kembali (Monjali). Monjali yang merpakan museum memiliki jam operasional mulai jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Kemudian dilanjutkan dengan Taman Pelangi yang memiliki jam operasional mulai jam 4.30 sore hingga jam 10 malam pada hari senin hingga kamis. Sedangkan pada hari jumat hingga minggu, jam operasional Taman Pelangi menjadi mulai jam 5 sore hingga jam 11 malam.

Taman Pelangi merupakan taman yang dikelola oleh PT Cikal Bintang Bangsa yang bekerja sama dengan pemerintah provinsi DI Yogyakarta dengan tidak merubah seluruh bangunan di kawasan Monjali. Sehingga untuk menjaga kelestarian museum, Anda juga perlu menjaga kelestarian Taman Pelangi. Selain itu, Anda juga harus menjaga kebersihan demi kelangsungan tempat wisata Taman Pelangi dan Monjali.